Komisi VII DPR Bahas Tantangan Industri Pakan Ternak di Lampung

Bamdar Lampung(kaganga.id)– Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Japfa Comfeed Indonesia Unit Lampung, pada Jumat, (30/1/2026).

Kunjungan ini ditujukan untuk menggali tantangan sekaligus peluang industri pakan ternak dalam menopang ketahanan pangan nasional.

Ketua rombongan, Chusnunia Chalim, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya DPR memahami langsung persoalan di sektor pakan ternak yang dinilainya memiliki kompleksitas tinggi.

“Kunjungan ini juga menjadi bagian dari belanja masalah kami karena industri pakan ternak memiliki kompleksitas yang cukup tinggi,” ujar Chusnunia.

Menurut dia, DPR ingin memastikan industri pangan di Lampung tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing hingga berpotensi meningkatkan ekspor.

Dalam pertemuan itu, Komisi VII turut menyoroti dukungan pemerintah terhadap industri pakan ternak, terutama melalui kebijakan penguatan usaha kecil dan menengah serta transformasi menuju industri hijau.

Komisi VII, kata Chusnunia, mendorong seluruh industri di Indonesia, termasuk pakan ternak, untuk beralih ke model industri ramah lingkungan dan rendah emisi.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan produk berkelanjutan, meningkatkan daya saing global, dan tetap selaras dengan kelestarian alam.

“Terkait industri hijau, Komisi VII DPR mendorong agar insentif tidak hanya berhenti pada aspek sertifikasi, tetapi diarahkan pada efisiensi biaya dan peningkatan daya saing, seperti dukungan retrofit mesin hemat energi dan teknologi efisien lainnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *