Bengkulu (kaganga.id)— Pangdam XXI/Radin Inten, Kristomei Sianturi, mendampingi Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri TP 891/Maharaja Sakti, yang berlokasi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Rabu (1/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertahanan turut didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Muhammad Saleh Mustafa, serta jajaran pejabat TNI lainnya.
Rombongan disambut langsung oleh Danyonif TP 891/Maharaja Sakti, Nuzul Andri Sujadmiko, didampingi para perwira dan sekitar 670 prajurit.
Kegiatan diawali dengan laporan satuan, dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan militer prajurit, paparan kondisi personel serta progres pembangunan Markas Komando (Mako), hingga peninjauan fasilitas satuan.
Dalam arahannya, Menteri Pertahanan RI menekankan pentingnya program ketahanan pangan mandiri yang dikelola satuan TNI. Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif seperti penanaman jagung menjadi langkah strategis untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan prajurit.
Selain itu, TNI juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian serta dukungan kepada petani lokal, baik dari sisi teknis, sarana produksi, maupun pemasaran hasil panen.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan komitmen jajarannya dalam meningkatkan kualitas pembinaan satuan guna mendukung tugas pokok TNI AD secara maksimal.
“Kehadiran Bapak Menteri Pertahanan RI menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapan dan profesionalisme prajurit,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertahanan juga meninjau langsung kegiatan agrobisnis dan peternakan yang dikelola satuan, seperti peternakan ayam dan sapi.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara Kementerian Pertahanan dan TNI, sekaligus meninjau progres pembangunan Mako Yonif TP 891/Maharaja Sakti.
Usai kegiatan, Menteri Pertahanan melanjutkan peninjauan ke lokasi pembangunan infrastruktur sebelum kembali menuju Bengkulu.














