Kaganga.id – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi melalui akreditasi Gugus Depan (Gudep) sebagai upaya memperkuat mutu pembinaan, profesionalitas pengelolaan organisasi, serta kualitas program kegiatan kepramukaan.
Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan Akreditasi Gugus Depan Pramuka Perguruan Tinggi oleh Ketua Kwarda Lampung, Kak Jihan Nurlela, yang diwakili Sekretaris Kwarda, Kak Mubasit, di Ruang Rapat Lantai I Graha Bakti Pramuka, Kompleks Kwarda Lampung, Bandar Lampung, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua III Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum), Kak Prof. Wan Abbas Zakaria, Kepala Puslitbangda Kak Joni Widodo, para asesor akreditasi, Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung, serta perwakilan Gugus Depan Pramuka dari sejumlah perguruan tinggi.
Sekretaris Kwarda mewakili Kak Jihan mengatakan, bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter, berintegritas, berpengetahuan, dan memiliki kepedulian sosial.
Menurutnya, keberadaan Gugus Depan Pramuka di lingkungan kampus harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan peran tersebut, Pramuka Perguruan Tinggi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah aktivitas kemahasiswaan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjembatani ilmu pengetahuan dengan pengabdian nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata dia.
Lebih jauh, kata Kak Jihan, bahwa akreditasi tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan persyaratan administrasi maupun penilaian kelengkapan dokumen. Lebih dari itu, akreditasi merupakan instrumen penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan secara berkelanjutan.
“Melalui akreditasi ini, berbagai aspek akan menjadi perhatian, mulai dari kualitas pembinaan, kompetensi pembina, program kegiatan, administrasi, sarana dan prasarana, hingga dampak nyata kegiatan kepramukaan bagi masyarakat,” ucapnya.
Sehingga, sambung dia, seluruh tahapan akreditasi dapat berjalan secara objektif, transparan, profesional, dan konstruktif.
“Hasil penilaian nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan bagi setiap Gudep untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Orgakum Kwarda Lampung, Kak Wan Abbas Zakaria menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan tahap awal dari rangkaian proses akreditasi Gugus Depan Pramuka Perguruan Tinggi.
“Sebanyak sembilan Gudep Perguruan Tinggi mengikuti kegiatan ini,” urainya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi Petunjuk Penyelenggaraan Gugus Depan Perguruan Tinggi, bimbingan teknis pengisian borang akreditasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut.
Melalui kegiatan ini, Kwarda Lampung berharap Gudep Pramuka Perguruan Tinggi semakin berkualitas, memiliki tata kelola organisasi yang baik, serta mampu menghadirkan pembinaan yang terarah dan berdampak nyata.
“Akreditasi pun diharapkan menjadi momentum bagi Pramuka Perguruan Tinggi untuk memperkuat eksistensi dan kontribusinya dalam mencetak generasi muda Lampung yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan,” pungkasnya.(Rls)














