Kaganga.id – Ketua MPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka meninjau perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta potensi pariwisata daerah. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati Lampung Selatan, Forkopimda Lampung Selatan, Ketua DPRD Pesawaran, serta Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) juga turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wilayah dan peningkatan konektivitas di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam pertemuan tersebut Muzani menekankan bahwa lampung Selatan harus jaya sesuai dengan Mars lampung selatan,dan sekaligus Mengunjungi stand- stand UMKM yang beraneka ragam berupa keripik pisang, winko durian, rempeyek kacang, dodol lampung, kopi, nastar, batu bungur dari tanjung bintang, baju sulam usus dan tukus lampung, tegasnya.
“Momentum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjawab isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, peningkatan SDM, hingga transformasi ekonomi hijau dan digital,” ujarnya.
Ia menilai Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi di Provinsi Lampung apabila dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan berkesinambungan antara pemerintah pusat dan daerah.
“Saya melihat Lampung Selatan memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan konsisten dan kolaboratif, daerah ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Lampung,” ujar Muzani.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan pembangunan yang dilakukan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sektor pertanian harus mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, pariwisata membuka lapangan kerja, serta UMKM naik kelas dan lebih kompetitif,” kata Egi.
Di sisi lain, Manager Public Affairs HKA Ruas Bakter, M. Alkautsar menjelaskan bahwa Jalan Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar sebagai infrastruktur strategis sehingga memiliki peran vital dalam mendukung aksesibilitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan.
“Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi yang ada,” ujar Alkautsar.
Alkautsar juga mengatakan bahwa selain mendukung konektivitas, Tol Bakter juga berkomitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal. Hal ini diwujudkan melalui penyerapan produk-produk UMKM di rest area serta berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha lokal.
“Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan UMKM di Lampung Selatan dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sektor pariwisata yang didukung oleh akses infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu menjadi pengungkit utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alkautsar.
Alkautsar juga menegaskan bahwa Ruas Tol Bakter berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan daerah, tidak hanya melalui penyediaan layanan jalan tol yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor pariwisata di Provinsi Lampung.
“Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan konektivitas dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat secara luas,” pungkasnya.














