PANGDAM XXI/RADIN INTEN JALIN SILATURAHMI DAN HALAL BIHALAL BERSAMA ULAMA DAN MASYARAKAT LAMPUNG TENGAH

Lampung Tengah (kaganga.id)– Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama ulama dan masyarakat Lampung Tengah, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Rakyat dan Ulama TNI Kuat” ini berlangsung di Makodim 0411/KM, Kelurahan Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, dan menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI, ulama, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., serta para asisten Kasdam. Rombongan disambut oleh Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., serta jajaran Kodim 0411/KM.

Turut hadir perwakilan Gubernur Lampung, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Nahdlatul Ulama, Fatayat NU, dan Banser.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, tausiah, hingga doa penutup.

Ketua LP Ma’arif PCNU Lampung Tengah, KH. Muali Irsyam, S.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa halal bihalal merupakan momentum penting untuk memperkuat silaturahmi kebangsaan dan menjaga persatuan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dr. H. Mustofa, M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

Perwakilan Gubernur Lampung melalui Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, S.H., M.H., menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kaya sumber daya harus tetap waspada terhadap potensi ancaman yang dapat memecah belah bangsa. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat konstitusi demi kemakmuran rakyat.

“TNI memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara, melindungi bangsa, dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan daerah berbasis lima pilar utama, yakni ketahanan pangan, konektivitas, peningkatan sumber daya manusia, mitigasi, dan kolaborasi pentahelix.

“Kunci keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari menurunnya angka kriminalitas serta meningkatnya rasa aman di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh KH. Mukiyat yang mengangkat hikmah halal bihalal, serta penyerahan cinderamata kepada Pangdam XXI/Radin Inten dan perwakilan Gubernur Lampung sebagai simbol kebersamaan.

Silaturahmi dan halal bihalal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkokoh persatuan di Lampung Tengah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *