TERKINI
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK SIWO PWI Lampung Tetapkan 12 Atlet Tenis Meja untuk Porwanas 2027 Muhammad Akib Terpilih sebagai Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila 2027–2031 Gerakan Edukasi Menu Unggulan Keluarga (GEMUK) PMT Lokal Lampung, Bergizi Tidak Harus Mahal UPT Puskesmas Segala Mider Hadirkan Inovasi KERIS, Perkuat Kesehatan dan Keselamatan Kerja Berbasis Kolaborasi Bandar Lampung (hariankandidat.co.id) – UPT Puskesmas Segala Mider terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui program KERIS (KEsehatan dan Keselamatan keRja berbasIS Kolaborasi),inovasi ini menjadi terobosan dalam upaya memperkuat pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi pekerja di sektor formal maupun informal. Kepala UPT Puskesmas Segala Mider, dr. Dyah Surya Agustine Sesunan, menjelaskan bahwa KERIS lahir sebagai solusi atas masih rendahnya cakupan pembinaan kesehatan kerja, terbatasnya deteksi dini penyakit akibat kerja, serta belum optimalnya penerapan budaya keselamatan kerja di lingkungan kerja. “Melalui KERIS, kami menghadirkan pelayanan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan berbagai program kesehatan lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh para pekerja,” ujar dr. Dyah. Berbeda dengan pendekatan konvensional, KERIS mengintegrasikan pelayanan kesehatan kerja dengan berbagai program kesehatan seperti Promosi Kesehatan, Penyakit Tidak Menular (PTM), Kesehatan Lingkungan, Gizi, Kesehatan Jiwa, serta pelayanan kesehatan dasar lainnya,pendekatan kolaboratif ini melibatkan lintas program, lintas sektor, perusahaan, dan masyarakat dalam setiap kegiatan pembinaan. Melalui inovasi ini, para pekerja tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai pentingnya penerapan K3 di tempat kerja, tetapi juga memperoleh layanan skrining kesehatan, identifikasi faktor risiko penyakit, konsultasi kesehatan, hingga tindak lanjut bagi pekerja yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Menariknya, dalam setiap kegiatan KERIS, para pekerja juga mendapatkan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya deteksi dini berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi produktivitas kerja. Bagi perusahaan, program ini memberikan manfaat dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan produktif,selain itu, KERIS juga membantu meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap penerapan prinsip-prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi, pencegahan, dan pelayanan berkelanjutan, KERIS diharapkan mampu membangun budaya kesehatan dan keselamatan kerja yang kuat di tengah masyarakat,program ini menjadi langkah nyata UPT Puskesmas Segala Mider dalam mewujudkan pekerja yang sehat, tempat kerja yang aman, serta masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera. Melalui KERIS, kesehatan dan keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab individu atau perusahaan, melainkan tanggung jawab bersama demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(JML)

Puskesmas Rajabasa Indah Gelar Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Posyandu ILP untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Kaganga.id — Puskesmas Rajabasa Indah melaksanakan kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berlangsung di Aula Puskesmas Rajabasa Indah,kegiatan ini diikuti oleh para kader Posyandu serta petugas kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan layanan kesehatan primer yang terintegrasi di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah.

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan transformasi pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia dewasa hingga lanjut usia,melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, Puskesmas dapat menilai pelaksanaan Posyandu ILP sekaligus memberikan pembinaan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar.

 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu, memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, serta mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti,dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan dasar di masyarakat diharapkan semakin optimal, merata, dan berkesinambungan.

 

Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, menyampaikan bahwa pembinaan rutin merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan Posyandu ILP.

 

“Posyandu ILP merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan primer di masyarakat. Melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan ini, kami ingin memastikan setiap Posyandu mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, terintegrasi, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami juga mengapresiasi dedikasi seluruh kader Posyandu yang telah menjadi mitra strategis Puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar dr. Sarah Prima Ayu, M.KM.

 

Melalui kegiatan ini, Puskesmas Rajabasa Indah berkomitmen untuk terus memperkuat peran Posyandu ILP sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat memperoleh layanan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada pencegahan serta peningkatan kesehatan. (JML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *