Klinik Kecantikan Pelopor di Bandar Lampung Fokus Edukasi dan Jadi Rujukan Finalis Pageant

Kaganga.id — Di tengah menjamurnya klinik kecantikan yang lebih mengedepankan sisi komersial, Maharani Skincare & SPA memilih jalur berbeda. Klinik yang berdiri sejak tahun 2010 ini resmi mengantongi sertifikat akreditasi dari Kementerian Kesehatan RI sejak dua tahun lalu dan dikenal sebagai salah satu klinik estetika pelopor di Bandar Lampung yang memadukan layanan medis, edukasi, serta tanggung jawab sosial.

Tidak tanggung-tanggung, Klinik Maharani berhasil meraih predikat tertinggi dalam penilaian akreditasi fasilitas kesehatan, yakni Paripurna.

Penyerahan sertifikat akreditasi dilakukan pada Mei 2024 setelah melalui proses penilaian ketat terkait standar pelayanan, kompetensi tenaga medis, legalitas dan kualitas produk, fasilitas, hingga keselamatan pasien.

“Akreditasi ini bukan sekadar formalitas. Ini bukti bahwa layanan kami sudah sesuai standar nasional. Pasien berhak tahu bahwa prosedur yang mereka terima aman dan dilakukan oleh dokter yang kompeten,”ujar dr. Firda , Owner sekaligus Pimpinan Klinik Kecantikan Maharani Skincare & SPA

Mengubah Stigma: Kecantikan Bukan Sekadar Komersial

Berbeda dengan kebanyakan klinik kecantikan, Maharani Skincare & SPA sejak awal memposisikan diri sebagai pusat edukasi kesehatan kulit. Setiap pasien diwajibkan menjalani konsultasi medis lengkap, mulai dari pemeriksaan riwayat penyakit, riwayat perawatan kulit sebelumnya, hingga analisis kulit berbasis teknologi.

“Kami menolak memberikan tindakan hanya karena pasien meminta. Kalau tidak sesuai indikasi medis, kami akan jelaskan kenapa tidak boleh. Ini sering membuat kami kehilangan pelanggan, tetapi itu konsekuensi dari etika profesi,” kata dr. Firda.

Klinik ini juga aktif membuat flyer dan konten edukasi kesehatan kulit melalui akun media sosial mereka.

“Kami ingin masyarakat lebih cerdas. Jangan sampai tergiur iklan produk skincare yang overclaim tetapi justru merusak kulit. Masyarakat juga harus waspada terhadap praktik ‘dokteroid’ di era sekarang, di mana banyak pihak yang bukan dokter estetika berani melakukan praktik kecantikan layaknya dokter, padahal jelas di luar kompetensinya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa perawatan estetika seharusnya hanya dilakukan oleh dokter yang memiliki kompetensi di bidang estetika, bukan oleh perawat, bidan, terapis, maupun tenaga salon kecantikan.

“Edukasi adalah bentuk pencegahan paling murah,” lanjut dokter yang juga dipercaya menjadi dewan juri dalam ajang pemilihan Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026

Dipercaya Merawat Kulit Finalis Pageant Nasional

Selain melayani masyarakat umum, Maharani Skincare & SPA juga kerap dipercaya menjadi official skin partner bagi finalis ajang pageant tingkat regional hingga nasional.

Beberapa finalis Miss Aesthetic Beauty, Muli Mekhanai Lampung, hingga Puteri Anak dan Remaja diketahui menjalani perawatan kulit di klinik tersebut.

“Kami fokus pada perawatan yang sehat dan natural. Tujuannya bukan mengubah wajah, tetapi membuat kulit pasien menjadi sehat alami,” ujar dr. Firdausa Muslima Masita,M.Kes

Dokter yang akrab disapa dr. Firda itu menegaskan bahwa pihaknya ingin mengubah persepsi masyarakat bahwa klinik kecantikan identik dengan tempat berjualan semata.

“Di sini, keputusan medis tetap berada di atas keputusan marketing,” tegasnya.

Diketahui, dr. Firdausa Muslima Masita, M.Kes juga merupakan pimpinan salah satu puskesmas di Kota Bandar Lampung.

Dengan konsep tersebut, Klinik Kecantikan Estetika Maharani Skincare & SPA membuktikan bahwa industri kecantikan dapat berkembang tanpa mengorbankan etika dan edukasi. Sebuah langkah kecil untuk mendorong industri kecantikan Indonesia menjadi lebih bertanggung jawab dan berorientasi pada keselamatan pasien.(JML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *