IKA Untirta Lampung Dukung Penguatan Ekosistem Pekerja Migran

Kaganga.id – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Provinsi Lampung (DPD IKA Untirta Lampung) mendukung penuh sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri untuk memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran Indonesia dari hulu hingga hilir.

Dukungan tersebut menyusul penandatanganan nota kesepahaman atau _Memorandum of Understanding_ (MoU) antara Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dan Ketua Umum IKA Untirta Lamhot Sinaga di Jakarta, Kamis (18/6/2025). Kerja sama mencakup penguatan kompetensi, edukasi migrasi aman, serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia dan keluarganya.

Ketua DPD IKA Untirta Lampung, M. Hatta, S.T., menyatakan dukungan penuh terhadap target pemerintah mencetak 500 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil hingga 2029 untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja global.

“Kami mendukung pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan tersebut sangat baik demi Indonesia Emas,” ujarnya kepada _PandawaNews_.

Lebih lanjut Hatta mengatakan, pihaknya akan memantau pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri maupun yang akan menempuh pendidikan untuk bekerja di luar negeri. “Harapan saya sebagai Ketua IKA Untirta, pekerja migran menjadi salah satu sumber devisa negara. Karena itu, pelindungan menjadi hal utama yang harus diutamakan bagi tenaga kerja Indonesia yang mengais rezeki di luar negeri,” paparnya.

Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan penguatan kapasitas calon pekerja migran menjadi fokus pemerintah agar tenaga kerja Indonesia mampu mengisi kebutuhan pasar kerja global, khususnya sektor formal. “Kita membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri untuk memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran dari hulu sampai hilir,” ujar Mukhtarudin di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (18/6/2025).

Ketua Umum IKA Untirta Lamhot Sinaga menyatakan kesiapan organisasi alumni mengambil peran aktif mendukung program nasional penguatan pekerja migran Indonesia. Menurutnya, IKA Untirta memiliki jaringan alumni dari berbagai disiplin ilmu yang dapat dioptimalkan untuk peningkatan kapasitas dan pelindungan pekerja migran.

“Kami memiliki alumni dari berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan pasar kerja global, mulai dari teknik, bahasa, pendidikan hingga bidang lainnya. Potensi ini dapat disinergikan untuk mendukung program peningkatan kapasitas pekerja migran Indonesia,” kata Lamhot.

Ia menambahkan, IKA Untirta juga memiliki jaringan alumni yang bekerja di berbagai negara dan sektor industri. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada calon pekerja migran.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pelindungan pekerja migran dilakukan sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air. IKA Untirta siap berkontribusi melalui pelatihan, edukasi, penyebarluasan informasi, hingga pemberdayaan pekerja migran dan keluarganya,” tegasnya.

(nda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *