Dari Warung Sederhana Jadi Tempat Kuliner Favorit, Usaha Noba Tumbuh Bersama BRI Unit Tedunan

Kaganga.id – Ketekunan dalam menjalankan usaha dan keberanian untuk terus berkembang membuat usaha kuliner milik Noba di Desa Padang Bakung, Kecamatan Manna, Bengkulu Selatan, kini semakin ramai dikunjungi.

Berawal dari usaha dagang makanan dengan fasilitas yang masih sederhana, Noba bersama sang istri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kesempatan untuk mengembangkan usaha semakin terbuka setelah Noba memperoleh tambahan modal usaha sebesar Rp100 juta dari BRI Unit Tedunan.

Tambahan modal tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas tempat usaha. Salah satu perubahan yang paling terasa adalah bertambahnya pondok-pondok tempat istirahat dan makan bagi para pelanggan.

 

Sebelumnya, tempat duduk yang tersedia masih terbatas. Kondisi tersebut cukup menjadi kendala ketika beberapa kendaraan travel berhenti untuk beristirahat dan makan. Karena keterbatasan tempat, pelanggan lain terkadang memilih untuk melanjutkan perjalanan dan tidak jadi singgah.

 

Melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk berkembang, Noba memanfaatkan tambahan modal dari BRI untuk menambah tempat duduk dan pondok bagi pengunjung. Kini, pelanggan dapat menikmati makanan dengan lebih nyaman, sehingga jumlah pengunjung pun semakin meningkat.

 

Tidak hanya memperluas tempat usaha, Noba juga mengikuti perkembangan selera konsumen, khususnya kalangan anak muda. Ia membeli kulkas dan freezer untuk mendukung penyimpanan bahan makanan, termasuk bahan untuk menu seblak yang saat ini banyak diminati anak-anak muda.

 

Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan pilihan makanan yang semakin beragam, usaha Noba perlahan berubah menjadi salah satu tempat kuliner yang ramai disinggahi masyarakat maupun pengguna jalan yang sedang melakukan perjalanan.

 

Perkembangan usaha tersebut tidak lepas dari kerja keras Noba bersama istrinya. Keduanya terus menjaga kualitas makanan dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Dukungan permodalan dari BRI Unit Tedunan menjadi salah satu faktor penting dalam membantu mereka mewujudkan pengembangan usaha tersebut.

 

Selain mengandalkan usaha kuliner, kondisi perekonomian keluarga Noba juga didukung oleh hasil perkebunan kelapa sawit seluas 2 hektare yang mereka miliki. Perpaduan antara usaha kuliner dan perkebunan tersebut membuat sumber pendapatan keluarga semakin kuat.

 

Kisah Noba menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas bukan menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Justru dengan melihat kebutuhan pelanggan dan berani melakukan pengembangan, usaha kecil dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih maju dan memiliki daya tarik tersendiri.

 

Melalui dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, BRI terus mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif, meningkatkan kapasitas bisnis, sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

 

Pemimpin Cabang BRI Kanca Manna, Iif Hudzaifah, menyampaikan bahwa dukungan kepada pelaku usaha mikro merupakan bagian dari komitmen BRI untuk membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan dan naik kelas.

 

Bagi Noba dan keluarga, perkembangan usaha tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk berinvestasi pada kebutuhan usaha dapat memberikan hasil positif.

 

Dari warung dengan tempat duduk yang terbatas, kini usaha kuliner Noba memiliki lebih banyak ruang bagi pelanggan untuk singgah, beristirahat, dan menikmati hidangan. Bersama BRI, usaha sederhana di Desa Padang Bakung terus tumbuh menjadi sumber penghidupan yang semakin menjanjikan bagi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *